Jumat, 09 Oktober 2009

Summer in Seoul

Pengarang: Ilana Tan
Penerbit: Gramedia

Novel genre Metropop yang merupakan seri pertama dari seri musim-musim lainnya karya Ilana Tan (Autumn in Paris, Winter in Tokyo). Sebenarnya saya sudah membaca ketiganya, namun berhubung ketiga buku ini dipinjam dari perpustakaan, dan Summer in Seoul adalah buku yang paling terakhir saya kembalikan, maka saya memutuskan untuk membahas Summer in Seoul saja.

Novel ini bercerita tentang seorang gadis blasteran Indonesia-Korea yang bernama Sandy, mahasiswi tahun ketiga di Seoul yang bekerja sambilan di butik milik Mister Kim. Kehidupan Sandy biasa-biasa saja sampai suatu hari ketika ia berbelanja di sebuah minimarket dan menyadari bahwa ponselnya tertukar dengan ponsel orang di belakangnya, yang kebetulan pada waktu itu ponsel mereka sama dan mereka sama-sama menaruh ponsel itu di atas meja kasir ketika akan membayar belanjaan. Sandy yang ingin mengambil kembali ponsel miliknya yang tertukar pun segera menelepon ponselnya dengan ponsel milik orang itu, dan orang itu menyuruhnya agar Sandy datang saja ke rumahnya. Ketika Sandy ke rumah orang itu, baru tahulah ia bahwa orang yang ponselnya tertukar dengan Sandy itu adalah Tae Woo, penyanyi Korea yang sangat digemari oleh temannya, dan juga oleh kakaknya yang meninggal karena kecelakaan pada saat jumpa penggemar Tae Woo.

Tae Woo yang sedang digosipkan gay, meminta Sandy untuk berpura-pura menjadi pacarnya, setelah mereka berdua ketahuan dipotret diam-diam saat Tae Woo mengantarkan Sandy ke rumah Sandy setelah Tae Woo mengembalikan ponsel Sandy yang tertukar.

Dan seperti novel-novel pada umumnya, rasa cinta pun muncul diantara mereka berdua....

Pendapat saya:
Kelebihan: Gaya berceritanya bagus walapun katanya ini novel pertama Ilana Tan. Idenya lumayan menarik, walaupun saya lebih suka bukunya yang berjudul Autumn in Paris karena endingnya yang lebih tak terduga. Si penulis juga cukup kreatif karena menyambung-nyambungkan tokoh dari serial novel yang satu ke serial novel yang berikutnya. Walaupun ceritanya klise namun si penulis dapat mengembangkannya dengan menarik sehingga tak membosankan.
Kekurangan: Setting Korea-nya kurang terasa... Latar tempat lebih terasa pada seri Winter in Tokyo.

Rate: 7,9/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar